Tersiksa Jelang Menstruasi ? Yu Segera Atasi

Tersiksa Jelang Menstruasi ? Yu Segera Atasi
Tidak sedikit wanita yang tersiksa saat menstruasi akan tiba. Umumnya masa siksaan itu terjadi selama satu minggu sebelum datangnya menstruasi yang kerap disebut dengan Pre Menstrual Syndrome (PMS). Siksaan pun berbeda, mulai dari nyeri di bagian perut sampai peruban mood.

Wanita merupakan mahluk yang sangat sensitif, sangat mudah tersentuh hatinya dan tidak jarang dengan cepatnya alami mood swing, atau perubaan suasana perasaan dalam waktu singkat terutama saat alami satu minggu sebelum masa menstruasi datang.

Menstruasi adalah siklus alami pada tubuh wanita. Siklus menstruasi pertama umumnya terjadi pada gadis remaja saat mereka memasuki masa pubertas, yaitu antara usia 8-16 tahun. Siklus ini kebanyakan dimulai pada usia 12 tahun atau sekitar 2-3 tahun setelah payudara mulai tumbuh. Mereka juga mungkin akan mengalami menstruasi pertama pada usia yang sama dengan ibu atau kakak perempuan mereka. Menstruasi akan terus berlangsung sampai menopause tiba. Menopause biasanya terjadi pada wanita usia 40 tahun hingga pertengahan usia 50 tahun.

Siklus menstruasi umumnya akan muncul tiap sekitar empat minggu, dimulai sejak hari pertama menstruasi sampai hari pertama menstruasi berikutnya tiba. Tetapi tidak semua wanita mengalami siklus yang sama. Wanita berusia 40-an dan gadis remaja cenderung memiliki siklus yang lebih lama. Di saat menjelang menstruasi umumnya wanita mengalami hal-hal yang kurang mengenakkan seperti sakit di beberapa bagian tubuh, emosi yang labil, dan hal lainnya, gejala-gejala inilah yang dikenal dengan nama PMS tadi.


Baca juga : Usir Nyeri dan Tak Nyaman Saat Haid


PMS adalah gejala-gejala fisik, mental, dan emosional yang beragam dari ringan ke gejala yang parah termasuk cepat marah, depresi, suasana hati yang cepat berubah, kesakitan, kelelahan, dan mengidam makanan (pengen makan sesuatu). Premenstrual syndrome atau PMS biasanya terjadi menjelang wanita datang bulan. PMS sangat umum terjadi. Sekitar 50% dari wanita yang menderita sindrom ini berusia sekitar 20-30 tahun.

Walaupun gejala PMS akan menghilang dengan sendirinya saat sel telur yang tidak dibuahi luruh dan keluar dari tubuh melalui darah mentruasi, namun sebaiknya segera atasi. Untuk mengatasi PMS ada beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain :

•    Kurangi konsumsi garam sebelum menstruasi
•    Berhenti merokok dan minum minuman beralkohol
•    Bagilah porsi makan harian menjadi beberapa porsi yang lebih kecil. Makan makanan bergizi seimbang, kurangi gula dan karbohidrat
•    Konsumsi minyak zaitun atau olive oil, K-Desert Miracle extra virgin olive oil terbukti efektif membantu mengurangi gejala-gejala PMS dengan membantu meregulasi siklus hormone estrogen.
•    Batasi jumlah coklat dan kafein (kopi, minuman ringan, teh) pada tubuh Anda
•    Olahraga teratur

Jadi sebenarnya PMS tidak selalu menjadi momok yang menakutkan bagi wanita, karena ternyata cara untuk mengurangi dan mencegah munculnya PMS tidak terlalu sulit dan dapat dicegah dengan cara sederhana. Minyak zaitun menjadi salah satu solusi efektif dan mudah untuk mengatasi gejala-gejala PMS serta secara sinergis membantu meregulasi hormone estrogen sehingga membantu menjaga kehalusan kulit dan keindahan rambut serta membantu memperlambat masa menopause. (Jabbar/Inggrid)

Artikel Rekomendasi : Cegah kanker Serviks dengan pembalut yang tepat