Siapa Saja Bisa Terkena Kanker

Siapa Saja Bisa Terkena Kanker
Gaya hidup sehari-hari tidak terlepas dari hal-hal negatif. Misalnya gemar konsumsi makanan berbahan pengawet dan minum alkohol. Selain itu, kebiasaan merokok dan kurangnya istirahat juga menjadi faktor penunjang munculnya sel kanker dalam tubuh. Pola hidup tak sehat memang menjadi godaan setiap orang saat menjaga kesehatan karena rasa dan nikmat  yang didapat ketika konsumsi atau melakukannya. Meski begitu, pada umumnya tidak ada seorang pun yang ingin terkena kanker bukan?  

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2013, kejadian kanker meningkat dari 12,7 juta kasus tahun 2008 menjadi 14,1 juta kasus tahun 2012. Sedangkan, jumlah kematian meningkat dari 7,6 juta orang tahun 2008 menjadi 8,2 juta pada tahun 2012. Penyakit kanker menjadi penyebab kematian nomor dua di dunia sebesar 13 persen setelah penyakit kardiovaskular. Lalu, diperkirakan pada tahun 2030 insidens kanker dapat mencapai 26 juta orang dan 17 juta di antaranya meninggal akibat kanker, terlebih untuk negara miskin dan berkembang yang akan terjadi lebih cepat.


Kanker memang bisa menyerang siapa saja, terutama yang kurang optimal dalam menjaga kesehatan. Jika tak ada usaha untuk mengurangi atau mengubah pola hidup tak sehat, maka lambat laun tubuh akan terserang kanker.

Berikut ini ada beberapa faktor yang berpotensi menyebabkan kanker, yaitu:
  1. 1. Umur. Walaupun kanker menyerang tanpa melihat umur, namun dalam banyak kasus kanker sering menyerang di atas usia 45 tahun. Dengan begitu, semakin umur bertambah, maka Anda harus lebih keras lagi berusaha memperbaiki hal-hal yang bisa merugikan kesehatan. Contohnya mengurangi konsumsi makanan berlemak, perbanyak konsumsi makanan berserat (sayuran dan buah-buahan), dan menghindari makanan kemasan. 
  2. 2. Kebiasaan buruk. Merokok dapat meningkatkan risiko mengindap kanker paru-paru. Selain itu, konsumsi minuman alkohol yang berlebihan juga membuka peluang tubuh terkena kanker. Demikian halnya gunakan obat-obatan terlarang dan kurangnya waktu istirahat. Demi kesehatan terjaga, maka coba Anda kurangi dan ubah kebiasaan buruk itu. 
  3. 3. Lokasi geografis. Negara-negara industri dipercaya memiliki tingkat risiko terkena kanker tertentu yang lebih tinggi dibandingkan negara berkembang. Hal ini karena kebiasaan sehari-hari penduduknya yang sangat gemar merokok dan konsumsi minuman alkohol. Data penelitian yang dilakukan organisasi kesehatan dunia WHO melalui World Cancer Research Fund (WCRF) dan dilansir dari Telegraph (25/1/2011), Denmark menjadi negara dengan pengidap kanker terbanyak. Sedikitnya ada 326 dari 100.000 penduduk di negara tersebut menderita kanker. 
  4. 4. Diet. Tak jarang diet yang dijalankan seringkali menyalahi aturan dan berakibat sel kanker muncul dalam tubuh. Oleh karena itu, pilih diet sehat dan tidak berisiko kanker yaitu yang rendah gula, tapi tinggi lemak dan protein. 
  5. 5. Tingginya kadar estrogen dapat menjadi pertanda meningkatnya risiko terkena kanker reproduksi, seperti payudara dan endometrium. Hal ini terjadi salah satunya karena beberapa bahan kimia dan makanan yang bisa meningkatkan kadar estrogen. Maka dari itu, perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran seperti kembang kol dan brokoli yang bantu menurunkan kadar estrogen. 
  6. 6. Kurang olahraga. Pada awal tahun 2014, WHO mencatat bahwa berkurangnya waktu olahraga menjadi penyebab dan menempati peringkat keempat tertinggi kematian di dunia. Duduk terus-menerus selama berjam-jam setiap hari adalah faktor risiko utama penyebab kanker. Bahkan, terdapat kurang lebih 3,2 juta orang di seluruh dunia meninggal setiap tahun karena kurang olahraga maupun sering bergerak.
  7. 7. Genetika. Salah satu faktor penyebab kanker yaitu adanya perubahan atau mutasi DNA di dalam sel. Hal ini terjadi akibat adanya kesalahan saat gen mengatur fungsi setiap sel dalam tubuh, sehingga tidak berjalan normal dan menjadi kanker. 


Dengan demikian, mulai dari sekarang Anda perlu perhatikan gaya hidup sehari-hari yang dilakukan. Ketujuh faktor tadi memang membuktikan bahwa kanker bisa menyerang siapa saja, tentunya tanpa mengenal usia apalagi jenis kelamin. Mari mulai jaga kesehatan agar terhindar dari kanker. (Jabbar/Dwita)